Macet Parah! Banjir Kepung Sekitar Jalan di Stadion GBT Sebabkan Kemacetan Panjang

 Senin, 3 Maret 2025 22.32 WIB

Sumber: Dokumentasi AADS

HOTSURABAYA-ADA APA DI SURABAYA - Hujan deras yang mengguyur Surabaya pagi hari (3/3/2025) dan beberapa hari  yang lalu mengakibatkan banjir di berbagai titik, termasuk di sekitar Benowo, tepatnya jalan menuju Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).


Luapan Sungai Lamong semakin memperburuk keadaan menyebabkan akses jalan terhambat dan

kemacetan yang parah. Banyak kendaraan mogok, sedangkan pengendara dan pejalan kaki harus berjuang melalui genangan air yang tingginya mencapai lutut orang dewasa.


Menurut keterangan Firsty (25), salah satu pengguna jalan yang terjebak dalam situasi ini, banjir telah menghambat aktivitas sehari-hari masyarakat, terutama pelajar dan pekerja. Ia mengungkapkan bahwa waktu yang biasanya dibutuhkan untuk perjalanan 30-35 menit kini membengkak menjadi 1,5 hingga 2 jam. 


Selain itu, kemacetan pun semakin panjang karena kendaraan harus bergerak perlahan dan bergantian agar tidak membahayakan sesama pengguna jalan. "Selain membuang waktu, banjir ini juga menguras tenaga. Banyak kendaraan yang mogok," ujar Firsty


Hal serupa juga dialami oleh Arun (23), seorang pekerja yang harus menempuh jalur tersebut. Ia mengaku terlambat masuk kerja karena banjir dan merasa tidak nyaman dengan pakaian serta sepatunya yang basah. 


"Banjir ini menyebabkan kemacetan, terutama di jalan yang ramai dilalui. Banyak yang mengira banjirnya dangkal, tetapi kenyataannya air cukup tinggi, bahkan mencapai lutut orang dewasa," kata Arun


Meski belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang, para pengguna jalan menduga bahwa banjir ini disebabkan oleh luapan air tambak atau sungai, ditambah dengan sistem penyaringan air yang kurang efektif. 


Firsty menjelaskan bahwa jalan yang terletak lebih rendah dibandingkan area tambak dan persawahan membuat air dengan cepat meluap. Titik banjir terparah terpantau dari jembatan Tol di arah Gresik hingga menuju stadion Gelora Bung Tomo. Banyak kendaraan yang mogok, terutama di daerah sebelum GBT, di mana genangan air cukup dalam. "Airnya hampir sampai setengah lutut orang dewasa," Ujar Firsty


Bagi pengendara yang ingin menghindari banjir, ada jalur alternatif melalui Jalan Margomulyo. Namun, jalur ini juga macet karena menjadi rute utama kendaraan besar, seperti truk. 


Pengguna jalan berharap pemerintah segera mengambil tindakan nyata untuk mengatasi masalah banjir di kawasan tersebut. "Semoga ada perbaikan seperti pembangunan sistem irigasi atau saluran, serta peninggian jalan agar tidak terendam," harap Arun. Dia juga menyarankan agar pemerintah menerapkan sistem penyaringan air hujan di beberapa titik lain di Surabaya.


Dengan kondisi yang terus berulang setiap musim hujan, masyarakat berharap ada solusi jangka panjang agar banjir tidak lagi menjadi penghalang utama dalam aktivitas sehari-hari mereka.



Wartawan & Dokumentasi: Maulidya Anindita Haryono | Writer: Maulidya Anindita Haroyono | Editor: Ghisarah Faradillah, Lintang Prameswari


#banjir #Surabaya #gelorabungtomo #macet

Ada Apa Di Surabaya

Ada Apa di Surabaya hadir sebagai portal berita digital yang menjadi sumber informasi terpercaya untuk warga Surabaya dan sekitarnya. Kami menghadirkan berita terkini, akurat, dan relevan seputar dinamika kehidupan di Kota Pahlawan.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama