Sabtu, 1 Maret 2025 19.25 WIB
ENTERTAINTMENT-ADA APA DI SURABAYA - Pada petang hari di kota lama Surabaya, berlangsung dengan meriah acara Parade Surya Senja (PSS) taruna AAL (Akademi Angkatan Laut). Acara ini berlangsung pada hari Senin, 24 Februari 2025 dengan berlatar kota lama Surabaya sebagai panggungnya. Acara Parade Surya Senja ini merupakan acara terima serah jabatan komandan resimen korps taruna akademi TNI angkatan laut beserta tanda penerimaan Gandrung Suling Gita Jala Taruna dari Sersan Mayor (Serma) ke Sersan Kepala (Serka).
Acara Parade Surya Senja kali ini mengusung tema “Menjaga Tradisi, Membangun Negeri” yang tentunya menambah kesan khidmat dan istimewa di dalam acara parade ini. Parade Surya Senja ini dimulai dari jam 17.00 WIB hingga jam 20.00 WIB.
Sebelum memasuki acara inti yaitu serah terima jabatan komandan, parade ini dimulai dengan berbagai demonstrasi tarian, penampilan karate, dan penampilan yel-yel yang dilakukan oleh para taruna. Tidak hanya itu, para taruna juga menampilkan atraksi senapan yang memukau dan atraksi genderang suling yang membuat para masyarakat yang hadir melihatnya takjub.
"Meskipun hujan turut menyambut acara parade ini, semangat para taruna tidak kunjung surut dan semakin berkobar, hal ini menunjukkan suatu dedikasi tinggi yang diberikan oleh mereka," tutur Ayu Nabila sebagai penonton.
Acara selanjutnya ialah acara inti serah terima jabatan komandan dan sambutan dari beliau, serta dilanjutkan dengan acara serah terima perpindahan gandrung suling gita jala taruna dari generasi lama ke generasi baru. Acara serah terima ini juga di tandai dengan perpindahan maskot hiu dari senior lalu diserahkan dan dipasangkan ke generasi baru disertai perpindahan mayoret dari generasi lama ke generasi baru.
Perpindahan gandrung suling ini tentunya di harapkan agar para taruna angkatan baru dapat melanjutkan tradisi Parade Surya dari tahun ke tahun dan melatih tanggung jawab sebagai jabatan yang diterima di gandrung suling.
Di bawah guyuran hujan, parade ini tentunya telah menjadikan simbol dan dedikasi yang tinggi untuk amanah yang telah diterima oleh mereka. Generasi lama juga turut menekankan pentingnya menjaga tradisi kehormatan dan semangat membangun negeri. Langit mulai gelap dan hujan masih tetap menjadi bagian dari acara parade ini.
Parade Senja Surya ditutup dengan penampilan drum band dari para taruna sebagaimana mereka menjadikan ini sebagai rasa berterima kasih kepada generasi lama dan akan terus menjaga tradisi yang ada dan mendedikasikan semangat para generasi lama hingga seterusnya.
Wartawan: Lailatul Jannah Indah Lestari | Writer: Lailatul Jannah Indah Lestari, Siti Luthfiani Hajar Rofiqi, Assyawa Bilbina Bachtiar | Dokumentasi: Lailatul Jannah Indah Lestari | Editor: Maulidya Anindita Haryono, Lintang Prameswari
#Paradesenja #Surabaya #Wisatakotalama #TNI

